Main Article Content

Rani Setiawaty
Devita Rahmatul Anisa
Muhammad Eko Apriliyanto
Fadiatus Sabila
Khusnul Tifalia

Abstract

Abstract : This article examines the multiliteracy learning model in Indonesian language learning from ontological, epistemological, and axiological perspectives. The purpose of this study is to understand the nature, methods, values, and benefits of the multiliteracy model in improving students' literacy competencies in elementary schools. The study was conducted using a Systematic Literature Review (SLR) approach on 21 national journals collected from Google Scholar and the Publish or Perish (POP) application published between 2015 and 2025 with the keyword “multiliteracies learning.” Data analysis was conducted in depth to draw conclusions. Based on the analysis results, it was concluded that, ontologically, the multiliteracy model is understood as a holistic approach emphasizing mastery of various literacies (digital, visual, information, media, and critical) as well as critical thinking, collaborative, and communicative skills. From an epistemological perspective, this model emphasizes active learning stages that include pre-activity, core activity, and post-activity, with various strategies centered on exploration and problem-solving. Axiologically, multiliteracy learning has been proven to improve students' reading and writing skills, as well as encourage activity, creativity, and contextual understanding of teaching materials. Thus, this model is relevant for shaping students who are adaptive, critical thinkers, and have broad literacy competencies in the 21st century.


Abstrak :Artikel ini mengkaji model pembelajaran multiliterasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui perspektif ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Tujuan kajian ini adalah memahami hakikat, metode, serta nilai dan manfaat model multiliterasi dalam meningkatkan kompetensi literasi siswa di sekolah dasar. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 jurnal nasional yang dikumpulkan dari Google Scholar dan aplikasi Publish or Perish (POP) terbitan 2015–2025 dengan kata kunci Pembelajaran multiliterasi.Analisis data dilakukan secara mendalam untuk ditarik simpulan. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa, Secara ontologis, model multiliterasi dipahami sebagai pendekatan holistik yang menekankan penguasaan berbagai literasi (digital, visual, informasi, media, dan kritis) serta kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan komunikatif. Dari sisi epistemologi, model ini menekankan tahapan belajar aktif yang mencakup praaktivitas, aktivitas inti, dan pascaaktivitas, dengan berbagai strategi yang berpusat pada eksplorasi dan pemecahan masalah. Secara aksiologis, pembelajaran multiliterasi terbukti meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa, serta mendorong keaktifan, kreativitas, dan pemaknaan kontekstual terhadap materi ajar. Dengan demikian, model ini relevan untuk membentuk siswa yang adaptif, bernalar kritis, dan memiliki kompetensi literasi yang luas di era abad ke-21.

Article Details

References
Abidin, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2023. Refika Aditama.
Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Multiliterasi: Sebuah Jawaban Atas Tantangan Pendidikan Abad Ke-21. Rafika Aditama.
Agung Pramujiono, Dudu Suhandi Saputra, & Reza Rachmadtullah. (2021). Model Pembelajaran Multiliterasi Berbantuan Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Di Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(02), 282–290. https://doi.org/10.21009/jpd.v11i02.19860
Aryani, V., Susanti, E., Peby Andriyani, R., & Setyawati, R. (2022). Analisis Kesulitan Keterampilan Membaca Permulaanpada Siswa Kelas I. Seminar Nasional LPPM UMMAT, 1, 424–436.
Dewi, N. K., & Ratnawati, W. (2022). Penerapan Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Narasi Siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Barenglor. 4(3), 240–247.
Firdausiyah, M., Kironoratri, L., & Ermawati, D. (2024). Efektivitas Model Multiliterasi Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Materi Cerita Rakyat. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 7(1), 270–280. https://doi.org/10.33503/alfabeta.v7i1.4071
Fitria, Y. (2024). Kajian Ontology , Epistimologi , dan Aksiologi Serta Perannya Dalam Pendidikan Dasar. 4, 1485–1494.
Indah Puspaningrum, D., Noor Wijayanto, M., & Setiawaty, R. (2021). Model NHT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar (Literature Review). Seminar NasionalLPPM UMMAT, 1(1), 183–200.
Kajian, J., Februari, N., Madura, T., & Madura, T. (2024). Tinjauan Cabang Filsafat ( Ontologi , Epistimologi , dan Aksiologi ) dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Patengteng 1 Adisti Wahyudi Dya Ayun. 2(1).
Lestari, R. D. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi Interpersonal pada mata Kuliah Menulis. 10(1), 55–64. https://doi.org/10.22460/semantik.v10i1.p55-64
Malik, A., & , Drs. H. Zulfahmi HB, M.Hum, R. N. F. M. P. (2022). Implementasi model Multiliterasi terhadap Kemampuan Membaca pemahaman peserta didik kelas V SDN 27 Sago. 152–163.
March, N. (2018). Analisis Peran Cybergogy dalam Mengembangkan Multiliterasi Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Konteks Society 5.0. Dikbastra, 1(1), 32–42. https://online-journal.unja.ac.id/index.php/dikbastra
Nur, H., Ramadhan, M. G., & Setiawaty, R. (2025). Analisis Kemampuan Literasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Bahasa Indonesia. 9.
Pasang, R., Basir, F., Studi, P., Matematika, P., Palopo, U. C., Pembelajaran, M., & Pendahuluan, A. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Multiliterasi terhadap Kemampuan Pemahaman konsep Matematis siswa. 9, 384–398.
Prihatini, A., & Sugiarti, S. (2021). Implementasi Pembelajaran Multiliterasi Berbasis Engaged Learning dalam Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran. Warta LPM, 24(3), 507–520. https://doi.org/10.23917/warta.v24i3.13407
Rahmasari, F., Muchtar, F. F., Imtinan, S. N., Kamilah, Z. N., & Wulan, N. S. (2023). Analisis Penerapan Pembelajaran Multiliterasi di Sekolah Dasar. EduCurio Journal, 1(2), 645–651.
Rhadella, R., & Ginting, B. (2024). Systematic Literature Review ( SLR ) : Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar dalam Kehidupan Sehari - hari. 2(6), 494–505.
Rifai, A. B., & Setyaningsih, N. H. (2019). Keefektifan Model Multiliterasi Digital dan Model Kreatif-Produktif pada Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 3(1), 50. https://doi.org/10.20961/jdc.v3i1.33260
Sigit, S., & Githa, G. (2018). Penerapan Model Multiliterasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(2), 66–71.
Viruliana, F. M., & Kholili, M. (2022). Epistimologi Nalar Bayani Dan Burhani Serta Implementasinya Pada Pembelajaran Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 5(2), 82. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v5i2.1952
Yuliati, Y., Febriyanto, B., & Dudu Suhandi Saputra3. (2021). Urgensi Model Pembelajaran Multiliterasi. 364–368.