SYSTEMATIC LITERACY REVIEW: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Main Article Content
Abstract
: Pendidikan Indonesia saat ini sangat menggiring peserta didik dalam lingkup kemampuan berpikir kritisnya untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Namun, proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar masih cenderung bersifat tradisional dan berpusat pada pendidik, sehingga peserta didik kurang dilibatkan secara aktif dalam menemukan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kajian literatur dari beberapa artikel yang diterbitkan pada tahun 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Guided Inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik karena mendorong mereka untuk menelusuri, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan secara mandiri. Sementara itu, metode pembelajaran dengan audio visual diharapkan mampu menjadi alat bantu yang memperjelas suatu konsep dari materi dan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Kombinasi keduanya membuat pembelajaran IPS menjadi lebih aktif, menarik, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Article Details
Facione, P. A. (2015). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts (7th ed.). Insight Assessment.
Firmansyah, D. H. (2019). IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI TERBIMBING DENGAN BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS peserta didik PADA MATA PELAJARAN IPS. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (Vol. 1, pp. 339-345).
Hano, A. J., Sukriono, D., & Mardhatillah, M. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis peserta didik SDI Lasiana. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(4).
Hidayah, H., Nuraini, N., & Sari, D. (2023). Penerapan model Guided Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP pada materi IPA dan IPS. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science, 4(3), 201–212.
Munthe, R. N. S., Hastuti, U. S., & Susilo, H. (2023). Development of audiovisual media on “Mold” material based on Guided Inquiry to improve students’ critical thinking skills. Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 5(3), 403–411.
Pramesti, N. P. G., & Suniasih, N. W. (2022). Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan Media Audio Visual Pada Muatan Ipas terhadap Keterampilan Berpikir Kritis peserta didik Kelas IV SD. Jurnal Mimbar Pendidikan Indonesia, Volume 3, Issue 3, 2022, pp. 421-430
Putri, S. R., Subhanadri, & Apdoludin. (2025). Guided Inquiry sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas IV D SDN 131/II SKB. Master of Pedagogy and Elementary School Learning (Mapels), 1(2), 235–244.
Rosmanah, A. (2019). Pentingnya Model Pembelajaran Scramble Berbantuan Media Visual dalam Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (Vol. 1, pp. 706-712).
Sani, N. K., Paloloang, M. F. B., Rahmawati, D., & Aras, N. F. (2024). Guided Inquiry Meets Audiovisual Media: Elevating Cognitive and Scientific Reasoning Skills. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 7(3), 1109–1123.
Sanusi, A., & Hamzan. (2023). Peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing pada muatan pelajaran IPS di kelas V SDI Babussalam Sangkawana tahun pelajaran 2023. Walada: Journal of Primary Education, 2(2), Agustus, 1–10. Universitas Islam Negeri Mataram.
Shalihah, F., Harlita, H., & Saputra, A. (2023). Differences in students' critical thinking skills and interest with Guided Inquiry and learning videos. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 9(3), 531–539.
Soedarnadi, E. W., & Sulisworo, D. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Masalah Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis peserta didik. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 7(3), 267–273.
Tabrani, R., Idawati, & Basri, M. (2024). Perbandingan Model Pembelajaran Inkuiri dan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Audio Visual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Murid pada Muatan IPS Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2).
Tiara, A., & Zainal, M. (2024). Pengaruh Media Audiovisual terhadap Motivasi dan Hasil Belajar peserta didik Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 34120–34128.
Widianingsih, D., Rizqi, Y. F., Izzatika, A., & Rini, R. (2025). IMPLEMENTASI MODEL GUIDED INQUIRY DENGAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 70-79.
Wirayuda, M. A., Pangestu, D., Nurjanah, S., & Sowiyah. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Audiovisual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ipas Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 8(1), 94–1

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.