Main Article Content

Hanita Bella Safitri
Lisa Virdinarti Putra

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa menjadi solusi yang dapat digunakan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode Science Literacy Circles (SLC) berbasis literasi sains dengan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain quasi experimental. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa di SDN Sidomulyo 04 dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sidomulyo 04. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode SLC berbasis literasi sains dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dibuktikan dengan nilai signifikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol 0,000 < 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh metode Scince Literacy
Circles (SLC) berbasis literasi sains dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.

Article Details

References
Aiman, U., & Amelia Ramadhaniyah Ahmad, R. (2020). Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Terhadap Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1(1), 1–5.
Ajie, W. T. S., Ramalis, T. R., & Liliawati, W. (2013). Penerapan Metode Science Literacy Circles (SLC) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Dan Mengembangkan Karakter Siswa SMP. Wahana Pendidikan Fisika, 1(1), 12–17.
Annur, S., Wati, M., Mahtari, S., & Prastika, M. D. (2018). Sustainable Development Goals (SDGs) dan Peningkatan Kualitas Pendidikan. In Seminar Nasional Pendidikan (pp. 251–255).
Asyhari, A., & Hartati, R. (2015). Profil Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Saintifik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi, 04(2), 179–191.
Dwiyanti, E., & Rosana, D. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 4(2), 45.
Hanifah, H., & Retnoningsih, A. (2019). Penerapan Metode Science Literacy Circles untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains dan Sikap Peduli Lingkungan Pada Materi Perubahan Lingkungan. Indonesian Journal of Conservation, 8(02), 68–78.
Kemdikbud. (2017). Konsep Literasi Sains dalam Kurikulum 2013 (Issue November).
Nopiyanti, E. (2017). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Literasi Sains Di Sekolah Dasar. Saintifik Pembelajaran Literasi Sains Di Sekolah Dasar, 43–55.
Putra, L. V., & Sipayung, Y. R. (2019). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V Melalui Pembelajaran Berbasis Matematika Realistik Berbantuan Powtoon. Seminar Pendidikan Nasional, 1(1), 1–10.
Putriana, E. P. (2019). Pengembangan Media Game Edukasi Berbasis Android dengan Model Problem Based Learning Pada Muatan Pelajaran IPA Kelas IV A SD Negeri Wonosari 03. Universitas Negeri Semarang.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Sumiantari, N. L. E., Suardana, I. N., & Selamet, K. (2019). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 2(1), 12.
Troyer, J. A., Tost, J. R., Yoshimura, M., LaFontaine, S. D., & Mabie, A. R. (2012). Teaching Students How to Meditate Can Improve Level of Consciousness and Problem Solving Ability. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 69(Iceepsy), 153–161.
Winarni, E. W., Hambali, D., & Purwandari, E. P. (2020). Analysis Of Language And Scientific Literacy Skills For 4th Grade Elementary School Students Through Discovery Learning And ICT Media. International Journal of Instruction, 13(2), 213–222.
Yuliati, Y. (2017). Literasi Sains Dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 21–28.