Main Article Content

Mila Rosdiana
Jefri Nur Hidayat
Raden Firman Nurbudi Prijambodo

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep IPA tidak hanya dibangun dengan metode konvensional seperti ceramah. Akan tetapi harus didukung oleh adanya media pembelajaran. Oleh karena itu, dikembangkan media pembelajaran monopoli sains yang disesuaikan dengan karakter siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui kelayakan media; (2) keterlaksanaan pembelajaran; (3) perbedaan hasil belajar; dan (4) respon siswa. Penelitian dilakukan di SDN Pragaan Laok I dengan jenis Research and Development. Instrumen yang digunakan berupa: (1) validasi ahli; (2) pengamatan keterlaksanaan pembelajaran; (3) tes pilihan ganda; dan (4) angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan uji T berpasangan. Kelayakan media terlihat dari hasil validasi ahli media dan materi mendapatkan persentase rata-rata 90 % dengan kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan persentase 69-91% . Hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah menggunakan media permainan monopoli sains terlihat dari meningkatnya rata-rata hasil belajar siswa dari 48,2 menjadi 79,8. Sedangkan hasil respon siswa melalui angket menunjukkan respon yang sangat positif dilihat dari persentase total diatas 90%.

Article Details

References
Arikunto, Suharsimi. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi 2). Jakarta: PT Bumi Aksara
Agulina. 2013. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Media Konkret di Kelas II, (Online), (http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/2191/2129 1), diakses 01 Oktober 2015.
Arsyad, Azhar. 2005. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press
Cahyaningrum, R. Lintang. 2014. Pengembangan Media Monopoli Smart Science Seri Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan Berpendekatan Saintifik Pada siswa SMP. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang
Herawati, dkk. 2010. Pengaruh Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 6 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.4, No.1; 1-11
Kusuma, L. Febrian. 2012. Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk MeningkatkanAktivitas Belajar Akutansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonosari. Jurnal Pendidikan Akutansi Indonesia. Vol.X, No.2;43-63
Musfiqon, HM. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustakarya
Nurseto, tejo. 2011. Membuat Media Pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan. Vol.8, No.1; 19-35
Rahmawati. 2013. Efektifitas Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Geografi di Kelas Viii Smp Negeri 6 Pasangkayu. E-Jurnal GEOFKIP UNTAD.
Rizema, Putra Sitiatava. 2013. Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jogjakarta: Diva Press.
Rusman, 2010. Model-model pembelajaran mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali Press
Santrock, Jhon W. 2008. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta: Kencana
Setyawati, R. 2013. Bahasa Sebagai Sarana Belajar danBerfikir. Diakses dari Portal Publikasi Ilmiah UMS: publikasiilmiah.ums.ac.id pada tanggal 29 Juni 2016.
Setyosari, punaji. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Sudijono, Anas. 2012. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo
Susanto, Arif. Dkk. 2012. Permainan Monopoli Sebagai Media Pembelajaran Sub Materi Sel Pada Siswa SMA Kelas XI IPA. Jurnal Bioedu. Vol. 1, No.1; 1-6
Tinalilah, dkk. 2014, Penerapan Algoritma Greedy Pada Game Monopoli Indonesia Berbasis Unity 3D. Palembang: Program Studi Teknik Informatika, STMIK GI MDP
Trianto, 2010. Desain Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Bumi Aksara
Zaahirah, Wijhatuz. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Pada Materi Luas Permukaan Balok. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. Vol.3, No.3; 252-258